PASURUAN, PasuruanToday.com – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi ratusan pencari kerja di Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/2/2026).

Program pelatihan yang berlangsung hingga 12 Maret 2026 di Aula UPT Latihan Kerja Daerah (LKD) itu diikuti sekitar 160 peserta.

Dalam sambutannya, Rusdi menekankan pentingnya keseriusan peserta selama mengikuti pelatihan agar keterampilan yang diperoleh benar-benar menjadi bekal memasuki dunia kerja.

“Harus fokus dan serius. Kalau ditelateni, lama-lama akan mahir. Skill itu nanti menjadi keahlian saat diterima bekerja, sehingga kompeten dan siap bersaing,” kata Rusdi.

Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kerja yang disesuaikan kebutuhan industri.

Selain membuka peluang kerja, pelatihan juga diharapkan mendorong peserta berwirausaha.

“Semoga setelah selesai bisa mendapatkan pekerjaan, bahkan menginspirasi untuk membuka lapangan kerja sendiri,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Rakhmat Syarifudin menjelaskan, tahun ini terdapat 10 paket pelatihan.

Enam di antaranya dilaksanakan di UPT LKD, meliputi forklift, las SMAW 3G, operator bubut CNC, menjahit upper sepatu, perawatan AC residensial, dan barista.

Sementara empat paket lain digelar di masyarakat, yakni pelatihan membatik di Kecamatan Gondangwetan dan Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo, serta tata rias di Kecamatan Pandaan dan Purwosari.

Selama pelatihan, peserta memperoleh fasilitas berupa seragam, modul, alat tulis, uang transport, serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Pembukaan pelatihan turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Achmad Soleh, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Sidoarjo Muhammad Aiza Akbar, serta perwakilan dunia usaha seperti APINDO, KADIN, dan HR Club Kabupaten Pasuruan.(Mifta)