PASURUAN, Pasuruan Today.com – Momentum Ramadan dimanfaatkan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, untuk mempererat silaturahmi dan soliditas organisasi melalui kegiatan buka puasa bersama, Jumat (6/3).
Kegiatan yang digelar di Cafe Khayangan, Desa Coban Blimbing, Kecamatan Wonorejo itu dihadiri Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pasuruan Rafi Alyidrus Malibari, jajaran pengurus PAC, serta perwakilan 15 ranting yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB).
Ketua PAC Pemuda Pancasila Wonorejo, M Soleh, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial. Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota, baik PAC maupun ranting, yang telah menyempatkan hadir,” ujar Soleh.
Ia menambahkan, kegiatan buka puasa bersama berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan, serta menjadi ajang mempererat hubungan antaranggota organisasi.
Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pasuruan Rafi Alyidrus Malibari menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya sekadar agenda berbuka puasa, tetapi juga menjadi forum untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga harmoni di internal organisasi.
Rafi juga mengingatkan seluruh PAC Pemuda Pancasila se-Kabupaten Pasuruan untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, dan pemerintah di semua tingkatan.
Menurutnya, upaya tersebut penting untuk memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif, sekaligus terus menyosialisasikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bangsa.
“Seluruh anggota Pemuda Pancasila wajib menjalankan nilai-nilai lima sila Pancasila serta berusaha memberi manfaat bagi masyarakat, apapun profesinya,” katanya.
Selain itu, Rafi menyatakan dukungan terhadap sejumlah program kerakyatan pemerintah seperti MBG, KDMP, maupun Sekolah Rakyat agar dapat berjalan dengan baik.
Ia juga berharap Indonesia mampu berperan sebagai juru damai dalam konflik internasional demi kepentingan kemanusiaan.
“Semoga Indonesia mampu menjadi juru damai sebagai upaya kemanusiaan tanpa melihat kepentingan sesaat yang berdampak merugikan manusia secara menyeluruh di masa mendatang,” ujarnya.(Mif)

Tinggalkan Balasan