PASURUAN, PasuruanToday.com – Polres Pasuruan menegaskan komitmennya menjaga proses penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 tetap bersih, transparan, akuntabel, dan humanis melalui pelaksanaan pakta integritas yang digelar di Rupatama Polres Pasuruan, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan itu diikuti peserta calon Taruna Akpol, calon Bintara, dan Tamtama Polri, serta dihadiri pejabat utama kepolisian bersama orang tua peserta. Penandatanganan pakta integritas dilakukan sebagai langkah awal memastikan seluruh tahapan seleksi berlangsung objektif tanpa intervensi maupun praktik percaloan.
Kabag SDM Polres Pasuruan, Dante Anan Irawanto, mengatakan prinsip BETAH atau Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis menjadi dasar dalam seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri tahun ini.
“Pelaksanaan pakta integritas ini merupakan komitmen kami untuk menjamin proses penerimaan anggota Polri berjalan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis,” kata Dante.
Ia menyebut jumlah pendaftar tahun ini mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Untuk jalur Akademi Kepolisian tercatat 10 orang mendaftar, sedangkan jalur Bintara sebanyak 83 orang.
Sementara itu, Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan tanpa pungutan liar dan mengedepankan kemampuan peserta.
“Kami memastikan seluruh proses penerimaan anggota Polri di Polres Pasuruan berjalan objektif dan tanpa pungutan liar. Siapapun yang memenuhi syarat dan memiliki kompetensi, itulah yang akan lolos,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan juga diisi sambutan dari jajaran SDM kepolisian, pembacaan doa, serta arahan teknis pelaksanaan seleksi. Seluruh agenda berlangsung tertib sebagai bagian dari upaya menjaga integritas rekrutmen anggota Polri 2026.(Mif)


Tinggalkan Balasan