PASURUAN, PasuruanToday.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo, melantik jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan masa bakti 2025-2030 di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (6/10/2026).

Pelantikan tersebut disaksikan Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak dan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo. Sejumlah pejabat Pemkab Pasuruan turut hadir, di antaranya Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, para asisten, staf ahli, serta undangan lainnya.

Dalam kepengurusan baru, Taufikhul Ghony yang menjabat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pasuruan dipercaya sebagai Ketua Harian Dekranasda.

Sementara posisi sekretaris dijabat secara ex officio oleh Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan. Bendahara diisi Sekretaris Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, dengan M. Khoiron sebagai Wakil Bendahara I dan Sri Susila sebagai Wakil Ketua II.

Dekranasda Kabupaten Pasuruan juga membentuk enam bidang untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan sektor kerajinan. Bidang tersebut meliputi daya saing, manajemen usaha, kemitraan, wirausaha baru, promosi dan hubungan masyarakat, serta pendanaan.

Merita mengatakan Kabupaten Pasuruan memiliki potensi besar di sektor kerajinan dan ekonomi kreatif. Potensi tersebut antara lain batik, bordir, kerajinan kulit, kayu, hingga berbagai produk kreatif yang dikembangkan masyarakat.

Menurutnya, potensi tersebut perlu diikuti dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, produk, desain, kemasan, pemasaran hingga regenerasi perajin.

“Empat tahun ke depan, Dekranasda Kabupaten Pasuruan harus naik kelas. Bukan hanya organisasinya, tetapi terutama perajinnya naik kelas, kualitas produknya naik kelas, desain dan kemasannya naik kelas, pemasarannya semakin luas, dan regenerasi perajinnya juga harus kita siapkan,” kata Merita.

Perempuan yang akrab disapa Mela Rusdi itu juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan industri kerajinan daerah.

Ia menyebut dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting untuk mempertemukan perajin dengan dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas kreatif, desainer hingga platform marketplace.

Mela juga meminta pengurus Dekranasda tidak menjadikan organisasi tersebut sekadar wadah administratif. Dekranasda, kata dia, harus menjadi rumah bersama bagi para perajin di Kabupaten Pasuruan.

“Rumah tempat mereka mendapatkan pendampingan. Rumah tempat kreativitas dan inovasi tumbuh. Rumah yang mempertemukan produk dengan pasar. Dan rumah yang membuat karya lokal kita semakin dicintai oleh masyarakatnya sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Pasuruan yang baru dilantik.

Arumi berharap pengurus mampu memberikan motivasi dan pendampingan kepada para perajin agar produk kerajinan Kabupaten Pasuruan semakin berkembang dan memiliki daya saing.

“Semoga amanah yang diemban menjadi jalan untuk membawa perajin berdaya, produk naik kelas, dan karya Kabupaten Pasuruan semakin mendunia,” kata Arumi.(mif)