GEMPOL, PasuruanToday.com – Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Kepulungan dengan Dusun Betas, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, resmi diresmikan, Selasa (3/11/2026).

Jembatan yang melintasi Sungai Petung Kepulungan tersebut dibangun oleh Satuan Yonzipur 10/JP/2 Kostrad. Pembangunannya membutuhkan waktu sekitar 60 hari dengan kapasitas maksimal mencapai enam ton.

Peresmian jembatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., serta Wakil Bupati Pasuruan H. Shobih Asrori yang hadir mewakili Bupati Pasuruan H. M. Rusdi Sutejo.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk pelaksanaan arahan Presiden agar TNI senantiasa hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sesuai arahan Presiden bahwa TNI harus hadir untuk masyarakat. Jembatan ini sangat membantu untuk para siswa-siswi akses menuju ke sekolah. Saat ini kami sudah menyelesaikan dua jembatan di Pasuruan,” kata Primadi.

Dia berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Harapan kita menyerahkan jembatan ini agar dijaga dan dirawat, jangan sampai jembatan ini tidak dirawat. TNI selalu membantu dan hadir untuk masyarakat. Proses pembangunan 60 hari,” ujarnya.

Keberadaan jembatan ini dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya warga Desa Kepulungan dan Dusun Betas. Sebelum jembatan dibangun, akses antarkawasan tersebut menjadi kendala bagi warga, termasuk para pelajar yang harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk menuju sekolah.

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Darat, khususnya Yonzipur 10/JP/2 Kostrad, atas kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur penghubung masyarakat tersebut.

Menurut Shobih, pembangunan jembatan tidak hanya memberikan kemudahan akses transportasi, tetapi juga mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan Bapak Bupati Rusdi Sutejo, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI AD, khususnya Yonzipur 10/JP/2 Kostrad di bawah pimpinan Bapak Mayjen Primadi. Ini adalah bukti TNI manunggal dengan rakyat yang sesungguhnya,” ungkap Shobih.

Dia menegaskan, pemerintah daerah bersama masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlangsungan fungsi jembatan tersebut.

“Jembatan Garuda Merah Putih ini bukan hanya menghubungkan dua desa, tapi menghubungkan harapan anak-anak kita untuk bisa sekolah dengan aman dan lancar. Kami Pemkab berkomitmen bersama masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan ini agar manfaatnya bisa dinikmati hingga puluhan tahun ke depan,” pungkasnya.(mif)