PASURUAN, PasuruanToday.com – Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori atau Gus Shobih, menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kerja keras dan perencanaan matang.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan juga membutuhkan kekuatan spiritual, keikhlasan, serta doa agar setiap upaya membawa keberkahan bagi masyarakat.
Hal itu disampaikan Gus Shobih dalam kegiatan Doa Kebangsaan untuk memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kegiatan tersebut digelar di Auditorium Mpu Sindok, Gedung Kantor Bupati Pasuruan, Selasa (20/10/2026) malam.
Acara itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi, serta sejumlah tokoh agama di Kabupaten Pasuruan.
Dalam sambutannya, Gus Shobih menilai perjalanan pemerintahan nasional selama dua tahun terakhir tidak terlepas dari berbagai tantangan. Mulai dari dinamika geopolitik, tekanan ekonomi global, hingga beragam aspirasi masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, program-program strategis nasional terus dijalankan untuk mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di daerah.
Gus Shobih menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.
“Pembangunan tidak hanya butuh kerja keras fisik dan pemikiran yang matang, tetapi juga butuh ketersambungan batin dan keikhlasan doa agar setiap langkah yang kita ambil senantiasa mendatangkan keberkahan,” tegasnya.
Menurut dia, peringatan dua tahun kepemimpinan nasional tidak semestinya hanya menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian program pemerintah. Momen tersebut juga perlu dimanfaatkan untuk memperkuat ikhtiar batin melalui doa bersama demi kelancaran pembangunan dan keselamatan bangsa.
Dalam kesempatan itu, doa dipanjatkan agar Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, serta seluruh jajaran pemerintahan senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Selain untuk pemerintah pusat, doa kebangsaan tersebut juga diarahkan bagi keselamatan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Secara khusus, Gus Shobih mengajak para jemaah mendoakan agar kebakaran hutan yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Pasuruan segera dapat dipadamkan dan tidak meluas, sehingga masyarakat di sekitar wilayah terdampak tetap terlindungi.
Kegiatan doa kebangsaan itu menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan solidaritas masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun daerah.(mif)


Tinggalkan Balasan