PASURUAN, PasuruanToday.com – Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di kawasan Kolursari, Bangil, Jumat (24/4), sebagai langkah antisipasi potensi pohon tumbang di tengah cuaca yang tidak menentu.
Kegiatan tersebut menyasar pohon-pohon dengan kondisi ranting menjulur, dahan rapuh, hingga batang yang mulai lapuk dan dinilai berisiko membahayakan pengguna jalan, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, petugas mulai melakukan penertiban di sepanjang Jalan Kolursari. Proses pemangkasan dilakukan menggunakan gergaji mesin, sementara arus lalu lintas tetap diatur agar kendaraan dapat melintas meski terjadi perlambatan.
Perwakilan Dinas Bina Marga, Kasiadi, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat pohon tumbang saat cuaca ekstrem.
“Pemangkasan ini dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang, terutama saat hujan deras dan angin kencang. Beberapa pohon juga sudah terlalu rimbun hingga menutup rambu lalu lintas dan mengurangi pencahayaan jalan,” ujar Kasiadi di lokasi.
Warga setempat menyambut positif kegiatan tersebut. Santi, salah satu pedagang di sekitar lokasi, mengaku selama ini merasa khawatir dengan kondisi pohon yang dinilai rawan patah, terutama pada malam hari.
“Kalau malam gelap, apalagi saat hujan, kami khawatir ada dahan yang jatuh,” katanya.
Dinas memastikan penebangan hanya dilakukan terhadap pohon yang sudah lapuk dan berpotensi membahayakan. Sementara pohon yang masih dalam kondisi baik hanya dipangkas untuk merapikan dan menjaga keamanan.
Selain untuk keselamatan, pemangkasan juga bertujuan meningkatkan jarak pandang pengendara. Jalan Kolursari diketahui menjadi salah satu jalur utama yang menghubungkan pusat Bangil dengan kawasan industri dan permukiman warga.
Usai pemangkasan, kondisi jalan terlihat lebih terbuka dan terang. Peningkatan pencahayaan alami diharapkan dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pihak dinas mengimbau masyarakat tetap berhati-hati saat melintas, khususnya selama proses pembersihan sisa potongan pohon masih berlangsung.(Mif)


Tinggalkan Balasan