PASURUAN, PasuruanToday.com – Bupati Pasuruan Rusdi Soetedjo pinta pemerintahan Kabupaten pasuruan untuk segera terapkan Teknologi RDF dan Landfill Mining sebagai strategi dalam menangani persoalan sampah yang timbunannya sangat tinggi dengan lahan yang kurang luas pada tempat pembuangan akhir (TPA).
Strategi ini menjadi terobosan baru untuk mengoptimalkan program yang sebelumnya seperti tempat pengelolahan sampah Reduce Reuse Recyle (TPS3R) dan metode pembakaran sampah yang sempat terhenti karna regulasi dari kementerian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK).
Penandatanganan nota kesahaman MOU merupakan langkah awal dalam menerapkan teknologi RDF, antara Pemkab dengan PT. Publik Waste Management (PWM) yang merupakan pihak pendukung implementasi program.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nur Kholis menjelaskan bahwa realisasi program tersebut masih sampai tahap awal yang waktu pelaksanaannya masih belum diketahui.
Selain Teknologi RDF, Pemkab juga akan terapkan metode Landfill mining yaitu pengelolaan kembali sampah lama yang sudah lama tertimbun di TPA. Upaya diharapkan dapat mengurangi jumlah penumpukan sampah sekaligus pemanfaatan lahan yang terbatas.
Upaya tersebut digunakan untuk mengatasi persoalan sampah yang saat ini menjadi tranding toping di lingkungan masyarakat dengan lahan yang terbatas serta susahnya penggandaan TPA baru atau dari faktor pendanaan maupun persetujuan dari KLHK.
Dengan menerapkan teknologi ini, pemerintah kabupaten pasuruan berharap mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA serta mendapatkan solusi untuk lingkungan sehat, segar dan nyaman. (Mif)


Tinggalkan Balasan