PASURUAN, PasuruanToday.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menegaskan pentingnya peran pasar sebagai cerminan denyut kehidupan ekonomi masyarakat yang harus dijaga dan dioptimalkan pengelolaannya.

Hal itu disampaikan saat ia mengumpulkan seluruh kepala UPT pasar se-Kabupaten Pasuruan dalam rapat koordinasi yang digelar di Ruang Isyana, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Rabu (29/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Rusdi menjelaskan bahwa penguatan fungsi pasar tidak hanya sebatas sebagai tempat transaksi antara penjual dan pembeli. Lebih jauh, pasar harus mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang produktif sekaligus tertib dalam pengelolaan aset daerah.

“Kita lakukan pendataan seluruh aset pemerintah di sekitar pasar agar semuanya tertib dan bisa memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.

Menurut Rusdi, potensi pasar daerah di Kabupaten Pasuruan tergolong besar. Namun, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang perlu segera ditangani, salah satunya terkait penguasaan aset oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Ia menekankan, aset daerah yang seharusnya menjadi sumber pendapatan tidak boleh dikuasai secara ilegal hingga merugikan pemerintah daerah.

“Jangan sampai aset daerah yang seharusnya berkontribusi terhadap PAD justru tidak memberikan pemasukan karena dikuasai pihak lain,” katanya.

Rusdi juga mengajak seluruh kepala pasar untuk mengembalikan fungsi pasar sebagaimana mestinya, sekaligus menjaga keberlangsungan fasilitas publik demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kita jaga bersama dan kembalikan fungsi pasar untuk kemajuan Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Taufiqul Ghoni, menyatakan kesiapan jajarannya dalam menindaklanjuti arahan tersebut.

Ia memastikan Diskoperindag bersama seluruh kepala pasar akan menjalankan instruksi pemerintah daerah guna meningkatkan tata kelola pasar dan kontribusinya terhadap PAD.

“Kami siap melaksanakan arahan Bupati demi kebaikan masyarakat dan peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.(Mif)