PASURUAN, PasuruanToday.com – Puluhan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Kabupaten Pasuruan mengikuti uji kompetensi sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang digelar Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) di PCC Bangil, Rabu (13/5).
Sebanyak 50 peserta tampak serius mengikuti rangkaian ujian kompetensi yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku usaha lokal.

Suasana ruang pelatihan yang biasanya ramai berubah hening saat peserta mengerjakan soal ujian.
Diskoperindag Kabupaten Pasuruan turut melakukan monitoring langsung guna memastikan pelaksanaan uji kompetensi berjalan sesuai standar.
Kepala Bidang Diskoperindag Kabupaten Pasuruan, Sukiswo, mengatakan pelatihan dan sertifikasi tersebut merupakan langkah strategis untuk mendorong IKM lokal agar mampu bersaing lebih luas.
“Semua yang dilatih hari ini bisa mendapatkan ilmu yang benar-benar bermanfaat serta memiliki sertifikat pelatihan BNSP. Setelah itu mereka bisa mengembangkan ilmunya sehingga dapat meningkatkan penjualan dan menaikkan kelas IKM di Kabupaten Pasuruan,” kata Sukiswo.
Menurutnya, sertifikasi BNSP menjadi nilai tambah bagi pelaku usaha karena memberikan pengakuan kompetensi secara resmi. Dengan sertifikat tersebut, pelaku IKM dinilai memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern hingga memperluas jaringan usaha.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan berkomitmen memperkuat sektor IKM melalui berbagai program pendampingan, mulai dari pelatihan, fasilitasi perizinan, hingga akses permodalan.
“Pemkab Pasuruan berkomitmen penuh untuk mendorong IKM naik kelas. Kami tidak ingin pelaku usaha kecil hanya bertahan, tetapi tumbuh, berkembang, dan menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya.
Pemkab Pasuruan berharap melalui sertifikasi kompetensi tersebut, lahir pelaku usaha baru yang mampu membawa produk lokal bersaing di tingkat nasional maupun pasar yang lebih luas.(Mif)


Tinggalkan Balasan