PASURUAN, PasuruanToday.com – Kantor DPD PKS Kabupaten Pasuruan berubah menjadi lautan putih-oranye, Minggu. Ribuan kader dan warga memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian perayaan Milad ke-24 Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Di tengah suasana penuh gelak tawa, jalan sehat, dan pembagian hadiah, PKS menyelipkan pesan politik yang dibungkus lewat kegiatan sederhana: partai harus hadir dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Mengusung tema “Berdaya Bersama Masyarakat, Menguatkan Ketahanan Pangan Indonesia”, perayaan milad kali ini tak hanya diisi seremoni dan pidato. PKS memilih menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari olahraga bersama, pelatihan ekonomi digital, hingga pembagian bibit tanaman pangan.
Ketua DPD PKS Kabupaten Pasuruan, Agus Firmansyah, menegaskan bahwa usia ke-24 menjadi momentum bagi PKS untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperluas kontribusi kader di berbagai sektor.
“Kami berharap PKS semakin kuat, semakin solid, khidmat, dan semakin dirasakan di masyarakat. Kami ingin kader-kadernya bisa berkontribusi terhadap kebijakan pemerintah daerah dan menjadi solusi di tengah masyarakat,” ujar Agus.
Jalan sehat menjadi pembuka kegiatan. Ribuan warga tampak antusias mengikuti rute yang telah disiapkan panitia sembari menunggu undian hadiah yang dibagikan sepanjang acara.
Namun bagi PKS, kegiatan itu hanya pintu masuk untuk membangun kedekatan sosial.
Setelah jalan sehat, peserta diajak mengikuti pelatihan TikTok Affiliate. Dalam sesi itu, warga dikenalkan cara memanfaatkan media sosial sebagai sumber penghasilan tambahan di era digital.
Menurut Agus, pelatihan tersebut sengaja menyasar anak muda hingga ibu rumah tangga yang ingin mencari peluang ekonomi dari penggunaan telepon genggam sehari-hari.
“Era digital tidak boleh dilewatkan. Melalui pelatihan ini, kami ingin masyarakat, terutama anak muda dan ibu-ibu, bisa punya penghasilan tambahan dari HP mereka sendiri,” katanya.
Tak berhenti di sektor ekonomi digital, PKS juga membagikan ratusan bibit cabai, tomat, dan terong kepada warga. Bibit-bibit itu diharapkan dapat ditanam di pekarangan rumah sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan keluarga.
“Ini salah satu dukungan kami agar ketahanan pangan di tingkat keluarga bisa terwujud. Dari halaman rumah, masyarakat bisa menanam dan memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Agus.
Bagi PKS Pasuruan, Milad ke-24 bukan sekadar perayaan ulang tahun partai. Momentum itu disebut sebagai penegasan bahwa politik harus hadir dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari urusan ekonomi hingga pangan.
“Kader PKS harus jadi bagian dari solusi. Bukan hanya bicara politik, tapi juga turun tangan di ekonomi, pangan, dan kesejahteraan rakyat,” tegas Agus.
Di Pasuruan, perayaan Milad PKS tahun ini tak hanya diramaikan panggung dan pidato. Ia hadir lewat langkah kaki di jalan sehat, layar ponsel yang dipakai belajar bisnis digital, hingga bibit tanaman yang dibawa pulang warga untuk ditanam di rumah masing-masing.(Mif)


Tinggalkan Balasan