PASURUAN, PasuruanToday.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar layanan pengobatan gratis bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto, Kecamatan Rembang, Rabu (1/7/2026).

Sebanyak 300 warga dari Desa Wonokerto, Desa Oro-Oro Ombo Kulon, dan Desa Oro-Oro Ombo Wetan memanfaatkan layanan kesehatan tersebut. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, skrining kesehatan umum, konsultasi dengan dokter, hingga pemberian obat sesuai hasil diagnosis.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara DLH Kabupaten Pasuruan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, serta pemerintah desa di tiga wilayah tersebut sebagai upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan TPA.

Tak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan, pemerintah juga membagikan paket sembako dan kompos kepada warga. Pembagian kompos menjadi bagian dari edukasi pengelolaan sampah agar memiliki nilai tambah sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkannya sebagai media tanam.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan ingin menegaskan bahwa kesehatan masyarakat, khususnya warga di sekitar TPA, menjadi perhatian utama.

Di saat yang sama, pemerintah juga mengajak masyarakat membangun budaya peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah yang lebih baik dan pemanfaatannya menjadi produk yang bermanfaat.

Staf Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan, Muhsin, mengatakan warga yang dari hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk ke fasilitas kesehatan milik pemerintah.

“Dalam kegiatan ini warga mendapatkan skrining kesehatan dan obat sesuai hasil diagnosis dokter. Apabila dari hasil pemeriksaan ada warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, kami akan mengarahkan dan merujuknya ke fasilitas kesehatan pemerintah, baik puskesmas maupun RSUD,” kata Muhsin di sela kegiatan.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan itu dapat terlaksana atas dukungan berbagai pihak, termasuk Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo yang mendorong pelaksanaan program, Dinas Kesehatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat yang berpartisipasi sehingga kegiatan berjalan lancar.(mif)