GEMPOL, PasuruanToday.com – Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Jeruk Purut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mulai melakukan panen tebu di lahan seluas 1,2 hektare.

Hasil budidaya tersebut dinilai memiliki kualitas yang baik berdasarkan hasil pemantauan dari Dinas Pertanian setempat.

Budidaya tebu dipilih Pemerintah Desa Jeruk Purut sebagai salah satu upaya mengoptimalkan potensi lahan desa sekaligus meningkatkan pendapatan desa melalui sektor pertanian.

Seluruh proses, mulai dari penanaman, perawatan hingga panen, melibatkan masyarakat setempat dengan pendampingan tenaga teknis dari Dinas Pertanian.

Selama masa budidaya, tanaman tebu secara berkala dipantau untuk memastikan pertumbuhan berjalan optimal dan memenuhi standar sebelum dipanen serta dipasarkan ke pabrik gula.

Kepala Desa Jeruk Purut, H. Selamet, mengatakan panen yang dilakukan saat ini belum mencakup seluruh areal tanaman tebu.

Berdasarkan hasil monitoring petugas Dinas Pertanian, sebagian tanaman masih belum memasuki usia panen sehingga penebangannya dijadwalkan pada Agustus mendatang.

“Sebagian tebu masih dinilai belum cukup umur untuk dipanen. Karena itu, kami mengikuti rekomendasi dari petugas agar kualitas hasil tetap maksimal saat dijual ke pabrik,” ujar H. Selamet.

Sementara itu, perwakilan Dinas Pertanian menyatakan tebu yang telah dipanen menunjukkan kualitas yang baik. Hasil tersebut dinilai sebagai buah dari proses budidaya dan perawatan yang dilakukan masyarakat sesuai dengan pendampingan teknis yang diberikan.

Pemerintah desa berharap keberhasilan budidaya tebu melalui BumDes dapat mendorong masyarakat untuk semakin memanfaatkan lahan produktif sebagai sumber pendapatan sekaligus mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah.(mif)