GEMPOL, PasuruanToday.com – Ribuan jamaah memadati Lapangan Balai Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Minggu (5/7), untuk mengikuti Tabligh Akbar yang digelar Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Ngerong.

Kegiatan bertema “Love in Life (Cinta dalam Kehidupan)” itu mengangkat pesan tentang pentingnya membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai Islam, terutama bagi generasi muda.

Tabligh Akbar menghadirkan Ustadz Rifky Ja’far Thalib dan Gus Aziz Musthofa Muhammad sebagai penceramah. Keduanya mengajak jamaah memperkuat keimanan, membangun keluarga yang harmonis, serta menjadikan syariat Islam sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pasuruan H. Shobih Asrori, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa, jajaran pengurus Muhammadiyah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Shobih Asrori mengapresiasi penyelenggaraan Tabligh Akbar yang dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat karakter religius masyarakat.

Ia mengatakan, kegiatan dakwah semacam ini tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengucapkan terima kasih kepada Muhammadiyah dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga membawa keberkahan serta semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” kata Shobih.

Shobih juga menekankan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan Islam, khususnya Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU), bersama pemerintah daerah dalam membina masyarakat menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai syariat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa menilai materi yang disampaikan para penceramah relevan dengan kebutuhan generasi muda, khususnya terkait persiapan membangun rumah tangga.

Menurutnya, pembahasan mengenai keluarga sakinah dan memilih pasangan sesuai tuntunan Islam menjadi bekal penting bagi Generasi Z dalam menghadapi kehidupan berkeluarga.

Menjelang penutupan acara, panitia menggelar penggalangan dana untuk pembebasan lahan wakaf yang akan digunakan sebagai lokasi pembangunan masjid. Donasi diawali oleh para penceramah, kemudian diikuti tamu undangan dan jamaah.

Dalam kesempatan itu, Shobih Asrori mewakafkan dana senilai pembelian lahan seluas dua meter persegi. Adapun Adinda Denisa turut berpartisipasi dengan donasi untuk pembelian tanah wakaf seluas 50 meter persegi.

Panitia berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama para tokoh daerah dapat mempercepat terwujudnya pembangunan masjid yang nantinya menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat di Desa Ngerong.(mif)