TUTUR, PasuruanToday.com – Babinsa Koramil 0819/24 Tutur, Sertu Suyanto, memperkuat komunikasi dengan petani dan pedagang kentang di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jumat (10/7/2026).

Kegiatan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian.

Dalam suasana yang berlangsung santai, Sertu Suyanto berdialog langsung dengan para pedagang yang tengah memilah dan menimbang hasil panen kentang milik petani setempat. Melalui komunikasi sosial (Komsos), ia mendengarkan kondisi perdagangan sekaligus menyampaikan pentingnya menjaga hubungan yang sehat antara petani dan pelaku usaha di tingkat desa.

Menurut Suyanto, keberadaan pedagang lokal memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas petani. Dengan adanya pedagang di desa, petani tidak perlu membawa hasil panennya ke pasar yang lebih jauh sehingga dapat menghemat biaya angkut dan waktu distribusi.

Ia juga mengingatkan agar mekanisme penentuan harga dilakukan secara wajar. Menurutnya, keseimbangan harga menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan antara petani dan pedagang sehingga rantai distribusi hasil panen tetap berjalan dengan baik.

“Jika harga dijaga tetap seimbang, maka hubungan antara petani dan pedagang akan saling menguntungkan. Kondisi ini juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat desa,” kata Suyanto.

Kegiatan komunikasi sosial tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan Babinsa. Selain mempererat hubungan dengan warga, dialog langsung diharapkan mampu menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi sektor pertanian.

Desa Ngadirejo dikenal sebagai salah satu sentra produksi kentang di Kecamatan Tutur. Karena itu, stabilitas harga dan kelancaran pemasaran hasil panen dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga pendapatan petani serta keberlangsungan roda perekonomian di wilayah tersebut.(mif)