PASURUAN, PasuruanToday.com – Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mendorong dunia industri membuka kesempatan kerja lebih luas bagi lulusan SMK di Kabupaten Pasuruan. Hal itu disampaikan saat membuka Career Day 2026 di SMKN 1 Bangil, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan yang digelar Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kabupaten Pasuruan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.

Career Day 2026 diikuti sejumlah perusahaan, lembaga pelatihan, serta pelajar SMK dari berbagai wilayah di Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut memadukan bursa kerja, job fair, dan talkshow karier.

Rusdi mengatakan Career Day menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan dunia industri. Menurutnya, lulusan SMK harus memiliki kesiapan untuk masuk dunia kerja sekaligus mampu menciptakan peluang usaha.

“Hari ini kita tidak hanya merayakan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan yang ke-1097, tapi juga menyiapkan masa depan anak-anak kita. Lulusan SMK harus siap kerja, siap wirausaha, siap bersaing, kalau mau sukses jadi orang jangan banyak menggerutu,” kata Rusdi.

Ia juga meminta para pelajar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi. Kemampuan mengikuti perkembangan digital dinilai penting untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.

“Jangan sampai ketinggalan informasi sebab sekarang zamannya digital, dan satu lagi minta restu dari orang tua,” ujarnya.

Rusdi juga meminta perusahaan yang hadir dalam Career Day memberikan ruang bagi putra-putri daerah yang memiliki kompetensi untuk bekerja dan mengembangkan kemampuan mereka.

“Mari kita berikan ruang agar mereka bisa berkarya dan membangun daerahnya sendiri, setidaknya perusahaan dapat menyerap tenaga lokal 80 persen,” katanya.

Sementara itu, Ketua MKKS SMK se-Kabupaten Pasuruan Samsul Hadi mengatakan Career Day 2026 merupakan bentuk komitmen sekolah untuk memastikan lulusan SMK tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan keterampilan, tetapi juga mendapatkan akses menuju dunia kerja.

“Ini sebagai wujud nyata komitmen kami, untuk tidak hanya mendidik tetapi juga memastikan lulusan SMK bisa terserap di dunia kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,” kata Samsul.

Samsul meminta para siswa memanfaatkan Career Day untuk mencari peluang kerja sekaligus melatih kesiapan menghadapi proses rekrutmen.

Ia mengingatkan siswa menyiapkan curriculum vitae (CV), membangun kepercayaan diri saat wawancara, serta tidak takut menghadapi kegagalan.

“Kami titipkan anak-anak kami kepada dunia industri. Berikan kesempatan mereka untuk magang, bekerja dan berkembang,” ujarnya.

Samsul juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang telah mendukung pelaksanaan Career Day. Menurutnya, dukungan pemerintah diperlukan agar peluang kerja bagi lulusan SMK dapat semakin terbuka.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pelaksanaan job fair. Samsul mendorong adanya tindak lanjut berupa job matching, pelatihan keterampilan, hingga kemudahan perizinan bagi lulusan SMK yang ingin membuka usaha.

“Kami berharap setelah Career Day ini ada tindak lanjut berupa job matching, pelatihan dan kemudahan perizinan bagi lulusan yang ingin berwirausaha,” katanya.(mif)