PASURUAN, PasuruanToday.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Pasuruan menggelar Festival Bluk Gebluk di Pondok Pesantren Roudlotul Hamdi, Desa Rembang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Sabtu malam.
Festival yang digelar pada bulan Ramadan 1447 Hijriah itu diikuti 28 peserta dari wilayah Kecamatan Rembang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Bidang Disbudpar Kabupaten Pasuruan Nurul Puspitaningrum, Camat Rembang Yudianto, Ketua Lesbumi MWC NU Kecamatan Rembang Zainul Arifin, serta sejumlah tokoh masyarakat, ulama, kepala desa, dan unsur Forkopimka setempat.
Bluk Gebluk merupakan kesenian tradisional khas Desa Rembang yang dimainkan dengan alat sederhana berupa bantal yang dipukul mengikuti irama tertentu.
Pada masa lalu, kesenian ini digunakan para ulama sebagai sarana dakwah untuk menyebarkan ajaran Islam di tengah masyarakat.
Sekretaris Bidang Disbudpar Kabupaten Pasuruan Nurul Puspitaningrum mengatakan festival tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan identitas daerah.
“Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, termasuk dalam pembiayaan pelaksanaan festival. Kami berharap kesenian Bluk Gebluk terus dilestarikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, festival tersebut juga menjadi langkah untuk mendorong Bluk Gebluk agar dapat ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.
Sementara itu, Camat Rembang Yudianto mengapresiasi pelaksanaan festival yang dinilai mampu menjaga eksistensi kesenian tradisional daerah.
“Dengan alat sederhana berupa bantal yang dipukul, kesenian ini tetap bisa menghadirkan pertunjukan yang menarik. Ini menjadi budaya yang patut kita lestarikan bersama,” kata dia.
Menurut Yudianto, ke depan festival Bluk Gebluk diharapkan dapat berkembang dengan melibatkan peserta dari kecamatan lain di Kabupaten Pasuruan, meski tetap menjadikan Rembang sebagai pusat penyelenggaraan.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang festival serta pembagian doorprize kepada peserta dan pengunjung. Acara berlangsung tertib dan kondusif hingga selesai. (Mif)

Tinggalkan Balasan