PASURUAN, PasuruanToday.com — Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengisi kekosongan jabatan eselon II di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dengan melantik empat pejabat tinggi pratama, Rabu (1/4).

Pelantikan dipimpin langsung Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo di Auditorium Mpu Sindok, kompleks Kantor Bupati Pasuruan. Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat, Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko, para asisten, serta pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Empat pejabat yang dilantik masing-masing Fathurrahman sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Yuswianto sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Firdaus Handara sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Sarinah Rostief sebagai Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi.

Rusdi mengatakan pengisian jabatan kali ini dilakukan dengan menggunakan sistem merit, yang menurutnya menjadi langkah baru dalam penataan pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Pasuruan.

“Kami menjadi salah satu pemerintah daerah di Jawa Timur yang pertama kali menggunakan sistem merit dalam pelantikan pejabat eselon II,” kata Rusdi kepada wartawan usai pelantikan.

Ia menjelaskan, sistem merit diterapkan melalui manajemen talenta untuk memastikan penempatan pejabat sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi.

Menurut Rusdi, setiap aparatur sipil negara dipetakan berdasarkan kemampuan, rekam jejak, dan bidang kerja yang dinilai paling sesuai.

“Manajemen talenta ini menjadi kunci, kira-kira dia lebih cocok di OPD mana dan di bidang apa,” ujarnya.

Rusdi menambahkan, evaluasi terhadap sistem tersebut akan terus dilakukan untuk mendapatkan formulasi terbaik dalam membaca potensi seluruh ASN di Kabupaten Pasuruan.

Selain empat jabatan yang telah terisi, masih terdapat sejumlah OPD yang belum memiliki kepala dinas definitif. Untuk sementara, posisi tersebut akan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Penunjukan Plt, kata dia, tetap mengacu pada persyaratan yang terhubung dengan sistem merit dan data Badan Kepegawaian Negara.

“Akan diisi dengan Plt sambil kita lihat di sistem merit apakah sudah memenuhi persyaratan atau belum,” kata Rusdi.(Mif)