PASURUAN, PasuruanToday.com – Aktivitas pembersihan Pasar Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mulai dilakukan setelah kebakaran menghanguskan ratusan lapak dan kios sekitar sepekan lalu.

Pembersihan dilakukan para pedagang bersama warga pada Selasa (6/10/2026). Mereka bergotong royong mengangkut puing dan material sisa kebakaran dari sejumlah lapak dan kios yang terdampak.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Desa Kepulungan, relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol, serta PAC GP Ansor Gempol.

Dengan menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, para pedagang dan relawan memilah serta mengeluarkan berbagai material yang masih tersisa dari lapak dan kios yang terbakar.

Meski sebagian area pasar terdampak kebakaran, aktivitas perdagangan tetap berlangsung. Pedagang yang lapak maupun kiosnya tidak terbakar masih membuka dagangan dan melayani pembeli.

Salah seorang pedagang sayuran, Nur, mengatakan pembersihan material sisa kebakaran ditargetkan rampung dalam waktu maksimal satu pekan.

“Pembersihan lapak dan kios yang terbakar dilakukan mulai hari ini. Dilakukan hingga beberapa hari ke depan, targetnya maksimal satu pekan sudah selesai,” kata Nur.

Material sisa kebakaran yang masih memiliki nilai ekonomis akan dipilah untuk kemudian dijual sebagai barang rongsokan. Sementara material yang sudah tidak dapat dimanfaatkan akan dibuang ke tempat pemrosesan akhir (TPA).

Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Samsul Hidayat meminta para pedagang memilah material sisa kebakaran sebelum dilakukan pengangkutan.

“Untuk puing-puing yang masih bisa dijual biar dijual. Yang tidak bisa dijual, diangkut ke TPA oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Samsul.

Menurut Samsul, proses pembersihan menjadi bagian dari upaya pemulihan Pasar Desa Kepulungan. Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga tengah menyiapkan rencana pembangunan kembali lapak dan kios yang terbakar.

Salah satu opsi yang disiapkan adalah pembangunan lapak dan kios semi permanen menggunakan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT).

“Pembersihan material lapak dan kios yang terbakar ini dilakukan agar lebih bersih. Sekaligus persiapan pembangunan kembali lapak dan kios semipermanen yang akan dianggarkan dari BTT. Sekarang dalam proses dan masih menunggu,” katanya.

Samsul berharap proses pemulihan dapat segera dilakukan sehingga aktivitas perdagangan di Pasar Desa Kepulungan kembali berjalan normal.(mif)