PANDAAN, Pasuruan Today.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan membangun drainase di sejumlah titik permukiman sebagai upaya mengurangi potensi banjir dan genangan saat musim hujan.
Salah satu pembangunan drainase tersebut berada di Kelurahan Kebonwaris, Kecamatan Pandaan. Pembangunan dilakukan untuk memperlancar aliran air sekaligus mengurangi penumpukan air di jalan dan kawasan permukiman.
Fungsional Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Bobby, mengatakan pembangunan drainase ditujukan untuk mengendalikan air permukaan.
Menurutnya, keberadaan saluran drainase diharapkan dapat mengurangi genangan, menjaga kualitas lingkungan, serta mendukung aktivitas masyarakat.
“Drainase diharapkan bisa mengatur siklus air agar maksimal tanpa terganggu volume air berlebih,” kata Bobby, Rabu (30/9/2026).
Dia menjelaskan, drainase juga berfungsi mengurangi akumulasi air hujan yang menggenangi permukaan jalan maupun kawasan permukiman. Air tersebut nantinya diarahkan menuju badan air penerima seperti sungai atau laut.
“Harapannya, akumulasi air ini bisa ditekan dan dialirkan langsung ke badan air penerima,” ujarnya.
Selain mengurangi genangan, pembangunan drainase diharapkan dapat memperpanjang ketahanan jalan, bangunan, dan fasilitas umum yang berpotensi mengalami kerusakan akibat paparan air.
Bobby mengatakan pengendalian genangan juga berkaitan dengan kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat.
“Tak hanya itu, ini juga untuk mengurangi air tergenang yang dapat menjadi sumber penyakit dan sarang nyamuk,” katanya.
Warga Kelurahan Kebonwaris, Sulastri, mengatakan pembangunan drainase menjadi kebutuhan karena lingkungan tempat tinggalnya selama ini belum memiliki saluran air yang memadai.
Sulastri, warga RT 02/RW 02, mengaku rumahnya kerap tergenang ketika hujan turun. Kondisi tersebut terjadi karena air tidak memiliki saluran untuk mengalir dengan lancar.
“Menggenangi jalan dan sering air masuk ke rumah. Aliran air tidak bisa lancar karena tidak ada salurannya,” kata Sulastri.
Dia mengaku bersyukur pembangunan drainase akhirnya dilakukan di lingkungannya. Sulastri berharap saluran tersebut dapat berfungsi maksimal ketika musim hujan tiba.
“Ya, mudah-mudahan nanti kalau pas musim hujan air sudah mengalir lancar dan tidak menggenang di jalanan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pelaksana pekerjaan dari CV Krishna, Abdillah, mengatakan progres pembangunan drainase di lokasi tersebut telah mencapai lebih dari 60 persen.
Menurutnya, pekerjaan telah berlangsung sekitar empat minggu. Saat ini, pekerja telah memasang U-ditch beserta penutupnya.
“Pekerjaan U-ditch kurang lebih sepanjang 206 meter. Alhamdulillah pekerjaan tidak ada kendala di lapangan,” kata Abdillah.
Pembangunan drainase tersebut diharapkan dapat meningkatkan kelancaran aliran air di kawasan permukiman Kelurahan Kebonwaris, terutama saat intensitas hujan meningkat.(mif)


Tinggalkan Balasan