PASURUAN, PasuruanToday.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini, bersama 50 anggota DPRD lainnya menjalani pemeriksaan kesehatan atau Medical Check Up (MCU) di RSUD Bangil, Kamis (15/10/2026) pagi.

Pemeriksaan kesehatan rutin tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik para wakil rakyat tetap prima dalam menjalankan tugas kedewanan, termasuk menyerap aspirasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah pemeriksaan dilakukan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari pemeriksaan fisik, Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan mata, hingga audiometri untuk mengukur kemampuan pendengaran.

Para anggota dewan juga menjalani pemeriksaan laboratorium berupa tes darah dan urine lengkap, radiologi toraks, ultrasonografi (USG) abdomen atau ABUS, serta vaksinasi influenza.

Usai menjalani pemeriksaan, M. Zaini mengapresiasi fasilitas dan kualitas pelayanan kesehatan yang tersedia di RSUD Bangil. Ia menilai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pasuruan tersebut mampu menjadi pilihan masyarakat maupun perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Layanan di RSUD Bangil sudah sangat mumpuni dan ramah. Saya mengajak masyarakat maupun perusahaan di Pasuruan yang ingin melakukan MCU tidak perlu jauh-jauh ke luar kota, cukup di RSUD Bangil saja,” kata Zaini.

Menurut dia, keberadaan fasilitas pemeriksaan kesehatan yang memadai di daerah dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan kalangan dunia usaha.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Bangil, dr. Tri Dinar Herturini, menjelaskan bahwa salah satu pembaruan dalam pelaksanaan MCU tahun ini adalah penggunaan metode BIA.

Metode tersebut merupakan pemeriksaan noninvasif yang menggunakan sinyal listrik berintensitas rendah untuk menganalisis komposisi tubuh.

“BIA adalah metode non-invasif yang aman untuk menilai komposisi tubuh secara menyeluruh melalui sinyal listrik lemah,” ujar Tri Dinar.

Ia menjelaskan, pemeriksaan BIA dapat memberikan informasi mengenai massa dan distribusi otot, persentase lemak tubuh, termasuk lemak viseral dan subkutan, kadar air seluler, hingga massa tulang.

Selain itu, pemeriksaan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Basal Metabolic Rate (BMR), yakni perkiraan kebutuhan energi dasar tubuh.

Dengan penambahan metode tersebut, RSUD Bangil berupaya memberikan layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih menyeluruh. Hasil MCU diharapkan dapat membantu peserta mengetahui kondisi kesehatannya sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut medis sesuai kebutuhan.(mif)