PASURUAN, PasuruanToday.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mendatangkan Mbok Inem dari Yogyakarta untuk melatih 50 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) memasarkan produk secara daring melalui TikTok dan platform e-commerce.
Pelatihan strategi penjualan digital tersebut digelar di PPC Pogar, Bangil, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong pelaku usaha lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperluas jangkauan pemasaran.
Selain Mbok Inem, pelatihan tersebut menghadirkan Vitta Devita, spesialis pemasaran digital. Keduanya berbagi pengetahuan mengenai strategi memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan produk dan menarik calon konsumen.
Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Sukiswo, mengatakan pelaku IKM perlu meningkatkan kemampuan pemasaran agar mampu bersaing di tengah perkembangan pasar digital.
“Pelaku IKM perlu memahami pemasaran digital agar produknya semakin dikenal, menjangkau konsumen lebih luas, dan mampu bersaing di pasar,” ujar Sukiswo.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi tentang digital marketing, content marketing, pembuatan video pemasaran kreatif, hingga komunikasi pemasaran.
Peserta juga dibekali strategi berjualan melalui TikTok dan platform e-commerce. Pemanfaatan kanal digital dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau konsumen di luar wilayah pemasaran konvensional.
Melalui konten yang menarik dan strategi komunikasi yang tepat, pelaku IKM diharapkan mampu meningkatkan daya tarik produk sekaligus membangun interaksi dengan calon pembeli.
Pemkab Pasuruan berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Dengan begitu, produk lokal diharapkan mampu memperluas pasar, meningkatkan penjualan, dan bersaing di tengah persaingan bisnis digital.(mif)


Tinggalkan Balasan