PASURUAN, PasuruanToday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan meraih tiga penghargaan sekaligus dalam ajang JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026. Penghargaan tersebut diberikan dalam acara yang berlangsung di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat (30/10/2026) malam.

Tiga penghargaan itu diraih melalui sejumlah sektor strategis, yakni kedaulatan pangan, pengembangan pariwisata, serta inovasi pelayanan publik dan informasi. Penilaian penghargaan tersebut mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur.

Adapun penghargaan yang diterima Kabupaten Pasuruan meliputi Kategori 2 untuk Kedaulatan Pangan (Komoditas Beras), Kategori 5 untuk Pengembangan Pariwisata, serta Kategori 8 untuk Inovasi Pelayanan Publik dan Informasi.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyampaikan apresiasi kepada Jawa Pos atas penghargaan yang diberikan. Menurut dia, capaian tersebut menjadi bentuk pengakuan terhadap upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pembangunan, khususnya pelayanan kepada masyarakat.

“Terima kasih kepada Jawa Pos karena Kabupaten Pasuruan mendapatkan penghargaan inovasi pelayanan publik. Memang pelayanan publik ini saat ini kita dorong betul untuk perbaikan kualitas pelayanannya. Alhamdulillah, malam ini kita diakui oleh Jawa Pos bahwa pelayanan publik di Kabupaten Pasuruan termasuk salah satu yang unggul,” kata Rusdi.

Dia menegaskan, penghargaan tersebut bukan menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu harus menjadi dorongan untuk mempertahankan kinerja sekaligus memperkuat berbagai inovasi pelayanan.

Menurut Rusdi, peningkatan kualitas pelayanan publik harus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Karena pelayanan kami sudah bagus, kita tinggal mempertahankan dan terus berinovasi agar layanan kami terus bagus dan bisa dirasakan masyarakat kami, masyarakat Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Raihan tiga penghargaan dalam Wilwatikta Awards 2026 tersebut menjadi catatan bagi Kabupaten Pasuruan dalam upaya memperkuat pembangunan daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan capaian di sektor pangan, pariwisata, dan pelayanan publik dapat terus dipertahankan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(mif)