PASURUAN, PasuruanToday.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menggelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026, Sabtu (12/9/2026). Ajang tersebut diikuti puluhan grup drumband dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan.
Kejuaraan mengambil titik start di Lapangan Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, dan berakhir di depan Kompleks Wisata Religi Mbah Semendi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo serta sejumlah undangan lainnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Tri Krisni Astuti mengatakan, sebanyak 27 tim atau grup mengikuti kejuaraan tersebut. Peserta terbagi dalam kategori SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK/MA sederajat.
Menurut Krisni, setiap kategori dinilai berdasarkan jenjang pendidikan peserta. Meski demikian, sejumlah aspek penilaian yang digunakan relatif sama, antara lain musikalitas, kekompakan dan keserasian, teknik memainkan alat musik, kreativitas, serta koreografi.
“Termasuk ketepatan gerakan dan barisan, penampilan serta ekspresi, kedisiplinan dan sportivitas. Keseluruhan penampilan dinilai oleh dewan juri mulai dari start hingga finish,” kata Krisni.
Ia menjelaskan, kejuaraan tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kreativitas di bidang seni musik dan drumband.
“Lomba ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas dan kompetisi yang sehat, serta membangun rasa percaya diri dan jiwa kepemimpinan generasi muda,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo menilai marching band dapat menjadi sarana positif bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang seni.
Menurutnya, antusiasme peserta dalam kejuaraan tersebut cukup tinggi. Hal itu terlihat dari persiapan yang ditampilkan, mulai dari kostum, musik, hingga koreografi.
“Karena marching band itu kan seni. Jadi sebuah kegiatan positif yang menjadi wadah anak-anak seniman. Saya melihat pesertanya kompetitif dan ingin menjadi juara semua,” kata Merita.
Merita yang akrab disapa Mela Rusdi berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan apresiasi terhadap seni dan kreativitas peserta didik di Kabupaten Pasuruan.
Ia juga berharap kejuaraan tersebut ikut mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, kreatif, berprestasi, dan memiliki daya saing.
“Melalui seni, kreativitas, disiplin, dan sportivitas, kita wujudkan generasi muda Kabupaten Pasuruan yang berprestasi dan berkarakter,” pungkasnya.(mif)


Tinggalkan Balasan