PASURUAN, PasuruanToday.com – Polsek Nongkojajar bersama tim gabungan memantau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran yang terjadi di wilayah Kabupaten Malang merembet ke kawasan Bukit Keciri, Desa Ngadirejo, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Senin (14/9/2026).

Berdasarkan hasil pemantauan, titik api masih terlihat di atas Bukit Keciri yang berada di wilayah Kabupaten Malang. Pemantauan menggunakan drone milik Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menunjukkan titik api berada di sekitar koordinat -7.95951, 112.86546, tepatnya di Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Hingga pemantauan dilakukan, api belum memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan. Titik kebakaran diperkirakan berjarak sekitar 7 kilometer dari batas wilayah kedua kabupaten.

Sebanyak 29 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan penyekatan. Mereka terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Perhutani, PHPA, perangkat desa, serta relawan.

Kapolsek Nongkojajar AKP Budi Luhur Sedjati mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke wilayah Pasuruan.

“Kami bersama tim gabungan melakukan pemantauan di kawasan perbatasan dan mengantisipasi agar api tidak merembet ke wilayah Desa Ngadirejo. Kondisi titik api terus kami pantau, terutama jika angin bertiup kencang,” kata Budi.

Kegiatan diawali dengan apel koordinasi di Balai Desa Ngadirejo sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, personel bergerak menuju Bukit Keciri untuk melakukan pemantauan sekaligus penyekatan di area perbatasan.

Sekitar pukul 11.30 WIB, tim gabungan tiba di lokasi batas wilayah Kabupaten Pasuruan. Pemantauan kemudian dilanjutkan hingga sore hari.

Pada sekitar pukul 14.30 WIB, personel kembali ke kawasan Bukit Premium, Desa Ngadirejo, untuk melakukan konsolidasi.

Hingga kegiatan pemantauan selesai, belum terdapat laporan api memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan. Luas lahan yang terbakar juga belum dapat dipastikan karena lokasi kebakaran berada di wilayah Kabupaten Malang.

Tim gabungan masih melakukan pemantauan di kawasan perbatasan untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan arah api, terutama apabila kondisi angin menguat.(mif)