GRATI, PasuruanToday.com – Koperasi susu di Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapannya menjadi salah satu pemasok utama susu dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Launching Penguatan Koperasi Susu Bagi Kedaulatan Gizi Nasional yang digelar di KUTT Suka Makmur, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/7).
Ketua KUTT Suka Makmur, Evi Zainal Abidin, mengatakan susu pasteurisasi yang diproduksi koperasi telah memenuhi standar keamanan pangan dan kualitas gizi. Menurutnya, seluruh proses produksi mendapat pendampingan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta diaudit secara berkala untuk menjaga mutu produk.
“Produk yang kami hasilkan merupakan susu murni yang dipasteurisasi, bukan minuman olahan biasa. Standar mutu dan keamanan pangan menjadi prioritas agar layak dikonsumsi masyarakat, termasuk untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis,” ujar Evi.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan kepastian harga dalam skema kerja sama pengadaan susu untuk MBG. Menurutnya, harga yang kompetitif akan menjadi insentif bagi peternak untuk meningkatkan populasi sapi perah sekaligus memperkuat produksi susu nasional.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, menyebut pemerintah tengah mengawal implementasi Peraturan Presiden tentang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari penguatan koperasi sektor riil.
Melalui kebijakan tersebut, koperasi susu diharapkan terhubung dengan berbagai program strategis nasional, termasuk MBG, sehingga memiliki kepastian pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggotanya.
“Kami mendorong modernisasi koperasi, mulai dari fasilitas pasteurisasi, penguatan rantai dingin, hingga sistem distribusi. Dengan begitu, koperasi mampu memasok susu segar berkualitas secara berkelanjutan. Dampaknya bukan hanya meningkatkan kesejahteraan peternak, tetapi juga memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang aman dan berkualitas,” kata Koko.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pasuruan, M. Shobih Asrori, menegaskan Kabupaten Pasuruan memiliki posisi strategis dalam industri persusuan nasional. Ia menyebut daerah tersebut menjadi salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasuruan, kami mengapresiasi dukungan Kementerian Koperasi. Kami berharap koperasi susu di Pasuruan dapat mengambil peran penting dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis sebagai upaya menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan cerdas menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Pemerintah berharap penguatan koperasi, dukungan modernisasi fasilitas produksi, serta pengawasan mutu dari instansi terkait mampu menjamin ketersediaan susu berkualitas bagi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan kedaulatan gizi nasional.(mif)


Tinggalkan Balasan